<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Dewasa &#187; lesbian</title>
	<atom:link href="http://cerita.modelperawan.com/tag/lesbian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cerita.modelperawan.com</link>
	<description>Cerita seks terlengkap dan cerita dewasa terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 02:37:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Birahi Seorang Lesbian</title>
		<link>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/</link>
		<comments>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 07:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cewek lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.modelperawan.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Birahi sulit di bendung, kalo sudah datang maka kudu di salurkan, hanya beberapa orang saja yang bisa menahan gempuran birahi yang tiba-tiba datang, hukum ini pen berlaku pada cewek lesbian. nah berikut adalah cerita birahi seorang lesbian.
Alunan lagu slow terdengar dari sebuah VCD player pada sebuah kamar berukuran 5&#215;5 m. VCD player tersebut terletak pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Birahi sulit di bendung, kalo sudah datang maka kudu di salurkan, hanya beberapa orang saja yang bisa menahan gempuran birahi yang tiba-tiba datang, hukum ini pen berlaku pada cewek lesbian. nah berikut adalah cerita <a href="http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/">birahi seorang lesbian</a>.</p>
<p>Alunan lagu slow terdengar dari sebuah VCD player pada sebuah kamar berukuran 5&#215;5 m. VCD player tersebut terletak pada sebuah meja belajar. Di samping kiri meja belajar tersebut terdapat sebuah lorong selebar 2 meter yang menuju ke kamar mandi. Sedangkan di samping kanan berjarak satu meter adalah pintu keluar dari kamar itu. Disamping kanan pintu keluar terdapat sebuah hiasan dinding yang bertuliskan sebuah nama. Kiky Febrianti.</p>
<p>Ya. Memang kamar yang menghadap ke utara tersebut adalah kamar Kiky. Dia masih berusia 14 tahun dan bersekolah di SMP 8 Yogyakarta kelas 2. Dia dikirim orangtuanya dari sebuah kota kecil<span id="more-158"></span> di Jawa Timur untuk belajar ke Yogya. Dan kamar ini adalah sebuah kamar kost yang ditempatinya di kawasan belakang Pamor Swalayan. Spring bed cewek yang beratnya sekitar 50 kg dan tingginya sekitar 160 cm itu terletak di pojok tenggara kamar tersebut. Di pojok depannya terdapat sebuah lemari plastik. Diantara spring bed dan almari terdapat sebuah meja rias kecil dan bangkunya.</p>
<p>Mother looking at me<br />
Tell me what do you see<br />
Yes, i&#8217;ve lost my mind<br />
Daddy looking at me<br />
Will i ever be free<br />
Have i crossed the line</p>
<p>Alunan lagu tersebut terhenti. Keluarlah sebuah tubuh telanjang dari dalam kamar mandi. Tubuh berkulit sawo matang tersebut penuh dengan busa sabun. Dialah Kiky. Dia menekan sebuah tombol pada VCD player tersebut. Kembali terdengar alunan lagu All The Things She Said yang dinyanyikan oleh Tatu. Jarum jam dinding di atas meja belajar menunjukkan pukul enam kurang sepuluh menit.</p>
<p>Tiba-tiba. Pintu kamar Kiky terbuka. Muncul seorang cewek berseragam SMU yang badgenya tertulis SMU 6 Yogyakarta. Dia masih kelas 1 SMU dan berusia 16 tahun. Cewek berambut lurus pendek sebahu dan berwarna kemerah-merahan itu hanya tinggal melengkapi dirinya dengan sepatu untuk berangkat ke sekolah.</p>
<p>&#8220;Eh.&#8221; cewek itu kaget.</p>
<p>Kiky yang lebih kaget lagi. Dia yang masih di depan meja belajarnya hanya bisa menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya sambil setengah marah. Tangan kanan menutupi kedua payudaranya yang berukuran 34 sementara tangan kirinya menutupi bagian bawah pusar.</p>
<p>&#8220;Enak saja nyelonong masuk kamar. Ketuk pintu dulu dong.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Maaf Ki.&#8221; jawab cewek itu lirih. Kemudian lanjutnya.</p>
<p>&#8220;Aku hanya mau minta parfummu. Punyaku habis.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya sudah. Ambil lalu tutup pintu kembali.&#8221; kata Kiky sambil berlalu menuju ke kamar mandi kembali.</p>
<p>Dia lalu membuka kran pancuran dan mengguyur tubuhnya yang penuh busa sabun. Setelah busa sabunnya hilang dia lalu masuk ke dalam bathtub. Sementara cewek yang bernama Winny Jayanti itu mengambil botol Topaze Cologne Spray dari meja rias Kiky. Dia menyemprotkan parfum itu ke pakaian seragamnya yang menutupi tubuh berkulit putih mulus. Setelah itu Winny yang beratnya sekitar 48 kg dan tingginya sekitar 167 cm tidak segera meninggalkan kamar Kiky.</p>
<p>Tanpa sadar dia melepas baju dan rok seragam SMU-nya serta kaos dalamnya sambil berjalan ke kamar mandi. Dia berhenti di depan pintu kamar mandi dilihatnya Kiky sedang duduk di dalam bathtub. Kedua kakinya ditekuk dan dikangkangkan kedua tangannya membuka vaginanya. Dia hanya diam saja melihat Winny berdiri di depan pintu kamar mandi. Dia tidak berusaha menutupi bagian tubuhnya yang terbuka seperti ketika Winny masuk tanpa permisi ke dalam kamarnya tadi.</p>
<p>&#8220;Bolehkah aku ikut mandi?&#8221; tanya Winny sambil melepas bra yang menutupi kedua payudara berukuran 34 nya serta celana dalamnya.</p>
<p>Tanpa sadar juga Kiky yang rambut lurusnya dipotong cepak ala polwan dan berwarna coklat hanya mengangguk. Dia juga menjulurkan lidahnya keluar. Dibimbingnya tangan kiri Winny untuk masuk ke dalam bathtub setelah Winny berada dalam jangkauan tangan kanannya. Tangan kiri Winny lalu memegang bahu kanan Kiky. Sedangkan kedua tangan Kiky memegang sekaligus meremas pantat Winny yang besar itu.</p>
<p>Kiky kemudian menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Winny. Kedua bibir mereka berdua saling bersentuhan dan keduanya juga saling mengeluarkan lidah dan saling menjilat. Kedua tangan Kiky yang basah membelai punggung Winny. Winny juga ikut-ikutan membelai punggung Kiky dengan kedua tangannya yang telah dibasahi.</p>
<p>Kiky kemudian membalikkan tubuh Winny. Dari belakang kedua tangannya meremas kedua payudara Winny. Winny sendiri hendak terjatuh yang kemudian ditarik kebelakang oleh Kiky. Keduanya lalu duduk meluruskan kedua kaki dan menyandarkan tubuh pada pinggir bathtub. Kiky di sebelah kiri Winny.</p>
<p>Kiky menuangkan sabun cair dari botol Sweet Honesty Body Shower ke kedua payudara Winny yang sudah basah. Tangan kiri Kiky meremas-remas payudara kanan Winny yang telah diberi sabun cair. Kemudian tangan kirinya ganti meremas payudara kiri Winny. Tangan kirinya bergerak ke bawah dan membelai vagina Winny dari bawah air. Tangan kiri Winny lalu memegang bahu kiri Kiky. Tangan kanannya membelai <a href="http://komunitas-tante-girang.blogspot.com">vagina</a> Kiky yang membuat tangan kiri Kiky meremas payudara kanan Winny. Sementara tugas membelai vagina Winny diserahkan kepada tangan kanannya.</p>
<p>Winny lalu mengambil botol Sweet Honesty Body Shower dan menuangkan isinya ke vagina Kiky yang terbuka. Kemudian diletakkan botol tersebut ke pinggir bathtub dan mengambil sebuah selang pendek. Selang itu dikeluarmasukkan ke vagina Kiky. Kiky hanya bisa meremas-remas kedua payudaranya sendiri bergantian dengan tangan kanannya. Sementara tangan kirinya membantu kedua tangan Winny yang memegang selang. Dia akhirnya mencapai orgasme dengan selang yang dikocok ke <a href="http://cerita.modelperawan.com/tag/vagina/">vagina</a>nya oleh Winny.</p>
<p>Sekarang Winny duduk di pinggir bathtub. Kedua kakinya dikangkangkan. Kedua tangannya meremas-remas sendiri kedua payudaranya. Sedangkan Kiky sedang menghisap vagina Winny dengan lidahnya. Tangan kirinya membelai paha kanan Winny. Dan tangan kanannya menumpangkan kaki kiri Winny ke bahu kanannya. Giliran Winny yang mengalami orgasme.</p>
<p>Tanpa mereka berdua sadari botol Sweet Honesty Body Shower yang belum tertutup itu tumpah ke dalam bathtub yang menghasilkan air didalam bathtub mengandung busa yang cukup banyak. Winny lalu mendorong Kiky ke dalam bathtub. Kiky yang didorong kemudian menarik kedua tangan Winny yang lalu ikut jatuh. Tubuh mereka berdua penuh dengan busa sabun. Keduanya yang duduk lalu berpelukan. Kedua payudara mereka berdua saling menempel. Kedua tangan mereka berdua saling membelai punggung. Kiky lalu menjilati leher Winny. Winny tidak mau kalah dia menangkap lidah Kiky dengan lidahnya. Lidah keduanya saling menjilat di dalam mulut yang berciuman.</p>
<p>Kiky dan Winny merenggangkan pelukannya dengan kedua puting masih tetap saling bergesekan. Kiky lalu membersihkan busa sabun di kedua payudara Winny dengan kedua tangannya sambil sesekali meremas-remas. Dia lalu menghisap kedua payudara Winny bergantian. Setelah puas giliran Winny. Winny juga membersihkan busa sabun di kedua payudara Kiky dengan kedua tangannya sambil sesekali meremas-remas. Dia lalu menghisap kedua payudara Kiky bergantian.</p>
<p>Kiky lalu membimbing Winny untuk berdiri. Dia membalikkan tubuh Winny. Dari belakang Kiky memeluk Winny. Tangan kanannya membelai paha kanan Winny. Sedangkan tangan kirinya berada di bawah kedua payudara Winny. Winny sendiri sedang meremas kedua payudaranya dengan kedua tangannya sendiri. Lalu kedua tangannya membimbing kedua tangan Kiky untuk meremas kedua payudaranya. Sedangkan kedua tangannya sendiri lalu membelai kedua pahanya sendiri.</p>
<p>Winny lalu membalikkan tubuhnya. Dia jongkok di depan Kiky. Dijilatinya pusar Kiky yang kemudian duduk di pinggir bathtub. Keduanya lalu berciuman dan saling berperang lidah. Kedua tangan Winny membelai kedua lengan Kiky. Sedangkan kedua tangan Kiky meremas pantat Winny. Mulut Winny turun ke bawah dan menghisap vagina Kiky dengan lidahnya. Kedua tangan Kiky meremas sendiri kedua payudaranya.</p>
<p>Kemudian Winny duduk di pangkuan Kiky dengan saling berpelukan. Kedua payudara mereka saling bergesekan. Vagina mereka saling bergesekan juga.</p>
<p>Entah kenapa. Setelah itu mereka berdua terbangun dari ketidaksarannya.</p>
<p>&#8220;Eh. Jam berapa ini.&#8221; kata Winny yang pertama kali sadar.</p>
<p>&#8220;Iya. Ya. Bisa telat ke sekolah.&#8221; timpal Kiky.</p>
<p>Keduanya lalu beranjak dari bathtub yang penuh dengan busa sabun. Keduanya lalu mandi di bawah kran pancuran. Walaupun saling membersihkan sisa-sisa busa, mereka berdua tidak bergairah untuk saling memuaskan. Mereka berdua sadar bahwa mereka telah terlambat untuk bersekolah. Betul-betul terlambat.</p>
<p>Jarum jam menunjukkan pukul tujuh lewat limabelas menit ketika mereka selesai berpakaian dan berdandan ala kadarnya. Mereka berdua sama-sama menunggu bus kota yang akan mengantar mereka ke sekolah. Mereka berdua terdiam. Hanya sesekali saling pandang dan tersenyum. Padahal biasanya mereka berdua saling mengobrol tentang berbagai hal.</p>
<p>Di sekolah, Winny telah bisa melupakan kejadian di bathtub kamar mandi Kiky. Tidak begitu dengan Kiky, dia tidak bisa melupakan sensasinya dengan Winny di bathtub kamar mandinya. Di kelasnya dia semeja dengan Asti. Asti Ananta. Usianya sama dengan usianya. Cewek yang beratnya sekitar 48 kg dan tingginya sekitar 168 cm itu suka memakai rok seragam 15 cm diatas lutut kebanggaannya.</p>
<p>Kebanggannya yang lain adalah baju seragamnya. Baju seragamnya ketat dan tipis sehingga bra atau miniset tanpa memakai memaki kaos dalam yang menutupi payudaranya kelihatan transparan. Payudaranya berukuran 38 diatas ukuran sewajarnya anak sebayanya. Wajar saja kalau cowok-cowok di kelasnya, terutama di sekolahnya berebut untuk menarik simpati cewek. Memang dia yang tercantik di SMP 8 ini. Dan yang paling berani dengan pakaiannya.</p>
<p>Biasanya Kiky biasa-biasa saja melihat paha putih mulus Asti yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Tapi kali ini lain. Dia begitu terangsang. Konsentrasinya pada pelajaran buyar. Tangan kanannya diberanikan untuk membelai paha kiri Asti dengan lembut. Asti hanya tersenyum dan dibalasnya dengan tersenyum pula. Bersamaan dengan itu.</p>
<p>Tet.. Tet.. Tet..</p>
<p>Bunyi bel tanda pergantian jam membuat Kiky mengangkat tangan kanannya dari paha kiri Asti. Jam pelajaran kedua adalah olahraga. Semua teman sekelas Kiky telah berpakaian olahraga. Setelah pemanasan beberapa menit, Bu In selaku guru olahraga mengadakan penilaian tembakan hukuman dalam olahraga bola basket untuk siswa putri. Sementara siswa putra disuruh ke lapangan sepakbola. Kiky terpesona dengan kedua payudara Asti yang bergoyang ketika dia melompat untuk memasukkan bola ke ring basket.</p>
<p>Dia lalu mengikuti Asti yang telah selesai penilaian ke toilet. Dia punya rencana terhadap Asti.</p>
<p>&#8220;Lemparanmu bagus.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Terimakasih. Kamu juga bagus.&#8221; jawab Asti sambil tersenyum. Senyum yang menggoda.</p>
<p>Asti lalu masuk ke salah satu kamar toilet. Sementara Kiky mengunci pintu masuk ruang toilet dari dalam. Dia lalu berdiri bersandar di tembok. Asti keluar dari kamar toilet dan berkaca di depan wastafel untuk merapikan rambutnya yang hitam panjang dan berombak itu. Ketika itulah Kiky memeluk pelan Asti dari belakang.</p>
<p>&#8220;Eh.&#8221;</p>
<p>Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Asti, lehernya telah dijilati oleh lidah Kiky, kedua tangan Kiky merayap masuk ke dalam kaos olahraga yang dipakai Asti, dibukanya kaitan bra yang dipakainya. Kedua tangannya masuk ke dalam bra yang sudah longgar itu dan meremas kedua payudara Asti. Asti mencoba menoleh dan bibirnya bersentuhan dengan bibir Kiky. Mereka berdua saling berciuman.</p>
<p>Lalu Kiky membalikkan tubuh Asti. Kedua tangannya mencoba melepas kaos olahraga Asti.</p>
<p>&#8220;Jangan.&#8221; tolak Asti sambil mempertahankan kaosnya agar jangan diangkat ke atas.</p>
<p>&#8220;Tanggung nich.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Jangan disini. Kalau ada orang tahu, gimana coba?&#8221;</p>
<p>Kiky sadar dengan perbuatannya.</p>
<p>&#8220;Kamu benar.&#8221; kata Kiky sambil mengusap rambut Asti yang membenahi pakaiannya.</p>
<p>&#8220;Ayo keluar.&#8221; sambungnya kemudian.</p>
<p>Bersambung ke bagian 2 sis&#8230; bagi bro yang suka <a href="http://cerita.modelperawan.com">cerita seks cewek lesbian</a> nantikan sambungan ceritanya. dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi link lain pada banner yang kami sediakan, banyak info hot yang mungkin anda bisa dapatkan disana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibuku Lesbian..</title>
		<link>http://cerita.modelperawan.com/ibuku-lesbian/</link>
		<comments>http://cerita.modelperawan.com/ibuku-lesbian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 18:48:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Setengah Baya]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cewek lesbi]]></category>
		<category><![CDATA[cerita cewek lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[cewek lesbi]]></category>
		<category><![CDATA[cewek lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas cewek lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[seks ibu]]></category>
		<category><![CDATA[seks lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[wanita lesbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.modelperawan.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Semua telah menjadi bubur.. mungkin demikian perasaan yang dialami seorang anak jika mengetahui ternyata ibunya adalah seorang lesbian, berikut adalah cerita seks cewek lesbi yang terlarang, cewek lesbi di indonesia memang tak terbuka seperti di luar negri, banyak yang menutupi diri sebagai seorang lesbi, mungkin indonesia masih memiliki adat ketimuran yang menjadi gunjingan jika berperilaku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua telah menjadi bubur.. mungkin demikian perasaan yang dialami seorang anak jika mengetahui ternyata ibunya adalah seorang lesbian, berikut adalah cerita seks cewek lesbi yang terlarang, cewek lesbi di indonesia memang tak terbuka seperti di luar negri, banyak yang menutupi diri sebagai seorang lesbi, mungkin indonesia masih memiliki adat ketimuran yang menjadi gunjingan jika berperilaku seks yang menyimpang. Berikut <a href="http://cerita.modelperawan.com">cerita dewasa</a> lengkapnya&#8230;</p>
<p>Suatu hari pada awal bulan September. Ketika itu aku pulang dari kuliah. Dan di meja komputerku tergeletak sebuah amplop. Kubuka amplop itu yang memang ditujukan kepadaku. Kubaca tulisan pada kertas yang terdapat di dalam amplop tersebut. “Ibu minta maaf. Ibu telah mengetahui kelainanmu dan juga telah membaca ceritamu yang dimuat pada sebuah situs. Tapi ibu tidak akan marah. Karena ibu juga pernah mengalaminya. Tolong coret-coretan ibu pada kertas ini kamu ketik dengan kata-katamu dan kirim ke situs yang sama. Terima kasih”. Coret-coretan ibu di bawah suratnya dan dibaliknya lalu kuketik dengan kata-kataku sendiri Dan hasilnya adalah seperti di bawah ini.</p>
<p>Suatu hari ibuku yang berusia 45 tahun pergi bersama<span id="more-34"></span> ibu-ibu tetangga yang juga sebaya dengan ibuku ke rumah Ibu Tanti yang pindahan dari luar kota. Ibuku bersama Ibu Nunik, Ibu Desy dan Ibu Indah (nama-nama di atas menurut ibuku bukan nama yang sebenarnya). Mereka berbincang-bincang di ruang tamu. Ibu Desy ternyata menemukan sebuah VCD porno di tumpukan majalah.<br />
Dia bertanya, “Bu Tanti.., Ini punya siapa?”<br />
Bu Tanti kelihatan terkejut dan berusaha merebut VCD itu sambil berkata, “Jangan Bu Desy.., Saya malu..”<br />
Lalu dijawab oleh Ibu Desy, “Diputar boleh kan?”<br />
Ibu Tanti hanya diam saja ketika Ibu Desy memasang VCD itu ke VCD player dan memutarnya.</p>
<p>Pada mulanya ibuku dan ibu-ibu lainnya hanya diam saja melihat adegan dalam film itu. Tapi beberapa menit kemudian Ibu Tanti terlihat mengangkat dasternya sampai perutnya kelihatan dan tangannya masuk ke dalam CD-nya. Ibu Indah yang melihat itu berkata, “Mari saya bantu Bu..”, Sambil dia menghampiri Ibu Tanti. Dilepaskannya daster yang dipakai Ibu Tanti. Kemudian Ibu Indah duduk di belakang Ibu Tanti, dari belakang tangannya masuk ke dalam CD yang dipakai Ibu Tanti. Melihat hal itu Ibu Nunik dan Ibu Desy yang duduk berdampingan saling memandang dan entah siapa yang mulai keduanya sudah berdiri saling berciuman. Mereka saling melepas pakaian yang dipakai dan menyisakan pakaian dalam. Begitu juga dengan ibuku yang juga berdiri melepas pakaiannya dan sekaligus melepas BH-nya.</p>
<p>Ibuku meremas payudaranya sendiri kemudian menghampiri Ibu Nunik dan Ibu Desy yang sedang berciuman. Dari belakang ibuku melepas BH yang dipakai Ibu Nunik dan menempelkan kedua payudaranya ke punggung Ibu Nunik. Tangannya juga maju ke depan meremas kedua payudara Ibu Nunik sehingga Ibu Nunik melepaskan ciuman pada bibir Ibu Desy. Ibu Desy lalu melepas BH-nya dan memeluk Ibu Nunik dari depan. Sementara itu Ibu Tanti dan Ibu Indah sudah telanjang bulat, saling berpelukan dan berciuman.</p>
<p>Kejadian yang paling dinikmati ibuku pada waktu itu adalah ketika ibuku telentang. Dia diduduki Ibu Tanti sehingga kedua liang kenikmatan mereka saling bergesekan. Sementara payudara kirinya dihisap oleh Ibu Desy dan payudara kanannya diremas Ibu Indah. Sedangkan Ibu Tanti sendiri saling berciuman dan saling meremas payudara dengan Ibu Nunik. Ibu Desy dan Ibu Indah juga saling meremas payudara dibantu kedua tangan ibuku. Kajadian itu sungguh menegangkan, bergantian mereka saling meremas payudara, saling menggesek liang kenikmatan dan berakhir dengan orgasme yang begitu dahsyat di antara mereka.</p>
<p>Setelah sampai di rumah, ibuku yang melewati kamarku mendengar desahan-desahan dari dalam kamarku. Ibuku penasaran dan mengintip dari lubang kunci pintu kamarku dan melihat aku dan Ambar sedang berdiri saling menggesekkan kemaluan dan kedua payudara. Ibuku langsung pergi ke belakang dan melewati kamar Inem (juga bukan nama yang sebenarnya) yang terbuka. Dilihatnya Inem sedang tidur dengan rok yang tersingkap sampai pahanya kelihatan dan kancing baju bagian atas yang terbuka. Gairah ibuku muncul ketika teringat kejadian di rumah Ibu Tanti sehingga ibuku menghampiri Inem. Dielusnya paha Inem dan bibirnya mencium bibir Inem. Inem kelihatan terbangun tetapi matanya masih terpejam dan kelihatan menikmati ciuman dari ibuku. Inem kemudian membuka matanya dan kaget. Dilepaskannya ciuman ibuku sambil berkata berulang-ulang.</p>
<p>“Jangan Bu..” Ibuku membungkam perkataan Inem dengan ciumannya dan akhirnya Inem pun kelihatan menikmatinya. Bahkan lidahnya menjilat lidah ibuku. Ibuku semakin berani. Kancing baju Inem dilepaskan satu persatu lalu ibuku meremas payudara Inem yang lumayan besar hampir sama dengan payudara ibuku yang berukuran 36B. Ibuku lalu membalikkan tubuh Inem sehingga Inem tengkurap. BH Inem dilepaskan dari belakang dan didudukinya pantat Inem. Tangan ibuku mengusap-usap punggung Inem, lalu salah satu tangannya turun ke bawah meremas payudara Inem sedangkan tangan satunya melepaskan bajunya sendiri. Setelah itu ibuku membalikkan lagi tubuh Inem. Dilihatnya Inem tersenyum. Ibuku kemudian menghisap payudara Inem dan kedua tangan Inem melepas BH yang dipakai ibuku sehingga kini mereka saling meremas kedua payudara pasangannya.</p>
<p>Setelah beberapa lama saling meremas payudara, ibuku menindih tubuh Inem dan kedua payudara mereka saling menempel. Keduanya mendesah pelan. Ibuku mencium kembali bibir Inem dan tangannya melepas celana panjangnya. Ibuku kemudian duduk di samping Inem sambil tetap menciumnya. Kedua tangannya melepaskan apa yang masih tersisa di tubuh Inem. Inem kini sudah telanjang bulat. Dikangkangkannya kaki Inem sehingga bibir kemaluannya merekah. Bibir ibuku turun ke bawah dan langsung menghisap dan menjilati liang kemaluan Inem sambil tangan kanannya meremas kedua payudara Inem bergantian dan tangan kirinya mengelus pahanya, dilanjutkan jarinya yang masuk ke lubang kenikmatan Inem.</p>
<p>Lama sekali ibuku memperlakukan Inem dengan mesra. Sampai Inem mengerang berkali-kali. Inem akhirnya lemas setelah liang kenikmatannya dikocok dengan jari ibuku disamping dihisap dan dijilat. Ibuku bangkit dari tempat tidur dan mengambil bajunya. Tiba-tiba Inem dari belakang memeluk ibuku dan tangannya masuk ke dalam CD yang masih dipakai ibuku. “Nem sabar dulu ya.., Kita bergabung dengan Mitha dan temannya..” Sambil menarik Inem yang masih telanjang. Ibuku dan Inem masuk ke kamarku dan ternyata aku dan Ambar sudah pergi.</p>
<p>Inem memegang sesuatu dan dari belakang melepas CD yang dipakai ibuku. Ibuku hanya diam saja. Inem memasukkan benda yang dipegangnya, yang ternyata sebuah dildo ke dalam liang kemaluan ibuku. Perlahan Inem mengeluarmasukkan dildo itu sambil mengocoknya. Ibuku mengerang keras dan Inem maju ke depan, ujung dildo yang satunya dimasukkannya ke dalam lubang kemaluannya sendiri. Inem mengerang lebih keras dari ibuku dan disambut dengan ciuman dari ibuku. Mereka saling berciuman, berjilatan lidah, menggesekkan kedua payudara yang menempel dan mengeluar masukkan dildo ke dalam liang kenikmatan mereka ditambah dengan kedua tangan mereka yang saling meremas pantat mereka yang kenyal hingga mereka mencapai orgasme.</p>
<p>Setelah kejadian itu Inem berhenti bekerja dari rumahku. Ibuku mengira Inem marah karena diperlakukan begitu oleh ibuku. Tetapi ternyata tidak, setelah ibuku memergoki Inem sedang bermesraan dengan teman sesama pembantu di tempatnya bekerja yang dulu. Memang sebelum aku menjadi lesbian, Inem pernah bercerita kepadaku bahwa dia pindah ke sini karena di tempatnya bekerja yang dulu pernah waktu tidur digerayangi tubuhnya oleh temannya sesama pembantu wanita. Dia marah lalu berhenti bekerja dari tempatnya bekerja yang dulu.</p>
<p>Demikian dulu <strong>cerita seks lesbian</strong>, <a href="http://cerita.modelperawan.com">cerita lesbian</a> ataupun <strong>cewek lesbian</strong>, semoga menjadi pelajaran bagi kita semua agar tak berprilaku seks yang emnyimpang, akan banyak sekali orang yang di rugikan, anak, saudara, kakak, suami dll. dan pastinya kita sendiri yang bakal rugi sebagai seorang <a href="http://cerita.modelperawan.com">lesbian</a>&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.modelperawan.com/ibuku-lesbian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
