<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Dewasa &#187; payudara</title>
	<atom:link href="http://cerita.modelperawan.com/tag/payudara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cerita.modelperawan.com</link>
	<description>Cerita seks terlengkap dan cerita dewasa terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Aug 2010 02:37:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1</generator>
		<item>
		<title>BH Hitam Tante Nina</title>
		<link>http://cerita.modelperawan.com/bh-hitam-tante-nina/</link>
		<comments>http://cerita.modelperawan.com/bh-hitam-tante-nina/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Oct 2009 10:11:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Setengah Baya]]></category>
		<category><![CDATA[BH hitam]]></category>
		<category><![CDATA[memek]]></category>
		<category><![CDATA[memek tante]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[toket tante]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.modelperawan.com/?p=174</guid>
		<description><![CDATA[Biarkan saja mengalir seperti air, apa yang aku nikmati saat ini aku anggap sebagai anugerah, begitu juga ketika aku mendapat cobaan, aku mungkin bisa melaluinya dengan mudah, tapi ketika cobaan harus digoda tante girang , aku benar-benar tidak bisa lari dari semua ini. Pagi itu seperti biasa aku bangun pagi-pagi dan langsung berdiri didepan jendela [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Biarkan saja mengalir seperti air, apa yang aku nikmati saat ini aku anggap sebagai anugerah, begitu juga ketika aku mendapat cobaan, aku mungkin bisa melaluinya dengan mudah, tapi ketika cobaan harus digoda <a href="http://cerita.modelperawan.com/cerita-tante-girang/">tante girang</a> , aku benar-benar tidak bisa lari dari semua ini.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img title="BH Hitam tante girang" src="http://www.fashiongrosir.com/baju/BH4263hitamL.jpg" alt="Tante Girang" width="300" height="375" /><p class="wp-caption-text">Tante Girang</p></div>
<p>Pagi itu seperti biasa aku bangun pagi-pagi dan langsung berdiri didepan jendela sambil menatap rumah disebelah bawah. Dan tak berapa lama orang yang ditunggu keluar, orang itu<span id="more-174"></span> memakai baju yang bagian pundak dan ketiaknya terbuka. Lalu dia mulai menyapu halaman rumahnya sambil membungkuk, sehingga sebagian payudaranya yang besar terlihat dari kaca aku berada. Melihat payudara yang selalu ditopang oleh BH hitam 36 B itu merupakan rutinitasku tiap pagi.</p>
<p>Tetanggaku itu biasa kupanggil tante Nita. Dia sudah menjanda sekitar 2,5 tahun dan memiliki dua anak. Joko, 6 tahun ikut bapaknya dan Dini, 3 tahun ikut tante nita. Tante Nita berprofesi sebagai guru TK dan dia sangat menjaga penampilan tubuhnya. Sehingga diusia 43 tahun dia terlihat 10 tahun lebih muda. Kalo artis dia seperti Betharia Sonataha yangdi usia kepala 4 tetap terlihat segar dan menggairahkan dan Chintami Atmanegara dengan <a href="http://cerita.modelperawan.com/tag/payudara/">payudara</a> yang kencang dan merangsang. Dan namaku Sonny waktu itu berusia 22 tahun.</p>
<p>Hari itu hari Minggu jam 10:15. Karna bosan aku pergi kesebelah untuk main. Tante Nita berteman dengan ibuku sejak SMP sehingga hubungan kekeluargaan kami sangat kuat. Kupanggil nama Tante Nita dan Dini, tapi tidak ada yang jawab akhirnya aku cuek dan langsung masuk ke dalam. Aku biasa nemanin Dini main sambil sekalian ngintipin payudaranya tante Nita. Sampai ruang tengah kulihat TV masih menyala dengan Volume kecil dan tante Nita tidur dikasur depan TV itu. Waktu itu tante Nita memakai baju seperti kaos singlet laki-laki, warnanya coklat muda. Yang membuat aku menahan napas karna salah satu payudara tante Nita agak kelihatan karna kaosnya tersingkap keatas sebagian, sementara tangannya menjadi bantalan kepala. Setan masuk kepalaku, pelan-pelan aku maju untuk mematikan TV, setelah itu aku jongkk dengan posisi diatasnya. Kugulung sedikit lagi kaosnya, sehingga kini kedua payudaranya terlihat.</p>
<p>Belum pernah aku melihat payudara tante Nita sejelas dan sedekat itu. kuusap kedua payudaranya perlahan sementara mulutku menelusuri tiap jenjang lehernya. Kuteluspkan tanganku kedalam BHnya untuk meraih pentil payudara tante Nita. Saat tersentuh matanya tiba-tiba terbuka. Spontan tanganku menahan kedua tangannya, mulutku menyerbu mulutnya dan kakiku mengunci kakinya.</p>
<p>&#8221; Lepasin Son.. apa apaan ini..?? &#8221; katanya berusaha berontak.<br />
&#8221; Tante, Sonny akan muasin tante.. gak usah nglelawan &#8221; satu tanganku turun dan memilin-milin salah satu puting susunya yang mulai mengeras.<br />
&#8221; Aaakh.. tapi bukan kaya gini caranya son &#8221; jawabnya dengan suara yang bergetar.<br />
&#8221; Pokoknya tante rasakan dulu.. abis itu terserah tante aja&#8221; bisikku sambil menjilat lubang kupingnya.<br />
&#8221; Ya udah terserah kamu aja &#8221; katanya sambil membuang muka kesamping.</p>
<p>Kubuka kaos tante Nita dan kubaringkan lagi badannya setalh itu kusingkap BH hitamnya dan langsung kusedot kedua puting susu tante Nita yang kencang kemerah-merahan, sementara tanganku membuka celana dan CDnya. Kulihat vaginanya yang ditumbuhi oleh rambut-rambut halus yang lebat, kucium vaginanya dan tanganku meremas remas pantatnya. Pelan-pelan lidahku yang basah menelusup himpitan daging yang lembut dan meneyntuh kloritas didalamnya.</p>
<p>&#8221; aakh..mmh..aakkrrh &#8221; tante Nita merintih menahan rasa nikmat yang sudah lama tidak dia rasakan. Tante Nita menggeliat liar, langsung kupegang pahanya. Kutarik lidahku dan kembali kucium sekitar vaginanya sampai tenang lagi. Kembali kumasukkan lidahku sampai menyentuh kloritasnya, tante Nita menggeliat tapi tidak seliar tadi. Kelihatannya tante nita sangat menikmati tarian lidahku dalam vaginanya, terlihat dari tangannya yang meremas remas puting susunya sendiri. rangsangan semakin kutingkatkan keseluruh bagian dalam vaginanya.</p>
<p>&#8221; oouuh.. yahh.. terus son&#8221; desah tante Nita yang sudah terangsang. Napasnya memburu tak karuan. Kadang-kadang kuhisap dengan tiba-tiba sehingga tante Nita menggeliat dengan cepat, tubuhnya naik turun bahkan berputar-putar mengikuti jilatanku. Beberapa menit kemudian tubuh tante Nita menegang danmenjepit kepalaku dengan sepasang paha mulusnya. Kedua tangannya mendorong kepalaku agar labih masuk kedalam vaginanya yang mengeluarkan cairan hangat.<br />
&#8221; aakhh..oouhh..sshh &#8221; rintihnya tak tertahan. dengan perlahan tante Nita mengendurkan jepitannya, aku berdiri untuk membersihkan wajahku kulihat tante Nita masih menikmati sisa orgasmenya. Pasti sudah lama vaginanya tidak dijilat seperti tadi pikirku tersenyum.</p>
<p>Saat aku kembali tante Nita berjalan terhuyung-huyung kekamarnya. Didepan pintu kusergap dia dan tanganku langsung meremas-remas susunya. Ia mendesah halus kemudian berbalikdan langsung menyerbu bibirku. Mulut kami berpagutan dan lidah kami berperang didalam sana. Sementara tangan tante Nita sibuk mempereteli baju dan celanaku sampai tak ada lagi benang ditubuh kami berdua. Setengah takjub tante Nita melihat penisku yang sudah membesar sempurna, dia meremas-remas penisku cukup lama sambil menjilatinya sampai akhirnya dia menelan habis semua batang penisku itu.</p>
<p>&#8221; Ooo.. aarghh.. yaah &#8221; desahku saat tante Nia maju mundur mengulum penisku sementara lidahnya menari-nari disekitar penisku yang terkulum. Setelah beberapa menit kucabut penisku dan kutarik kepalanya dia terlihat kecewa.<br />
&#8221; tante aku udah gak tahan &#8221; bisikku sambil mengelus pantatnnya.<br />
&#8221; ya udah .. tapi pelan-pelan aja ya &#8221; sambil membuka agak lebar kedua pahanya.</p>
<p>Secara perlahan aku masukkan penisku kevagina tante Nita dengan dibantu kedua tangannya. Kurasakan sensasi yang luar biasa saat penisku mulai tenggelam didalam vagina tante Nita, otot-otot vaginanya terasa menekan-nekan penisku. Tante Nita cuma bisa mendesah menikmatinya. Kemudian dengan mengkakngkang lebar tante Nita biarkan aku leluasa menggenjot vaginanya. Keringatku bercucuran menyatu dengan keringatnya, mata tante Nita terpejam dan mulutnya mendesah tak karuan. Kenikmatan mulai menjalari tubuh kekarku, kukencangkan otot perutku penisku semakin keras memanjang.</p>
<p>&#8221; Aaah.. oough &#8221; ia mengerang keras. bobot tubuhnya tak sanggup ditopang lututnya yang goyah oleh rasa nikmat yang tak terkira, aku terus menggerakkan pantatku maju mundur sambil mendengar suara keciprak lendir yang membanjiri vaginanya. Akhirnya dengan mengerahkan sisa tenagaku kusentakkan pantatku kedepan untuk membenamkan penisku sedalam-dalamnya dilobang vaginanya. Tante Nita kembali menjerit halus dan tubuh kami menyatu. Tangannya ketat memelukku kepalanya tersekat dibahuku sehingga jeritannya tersekat disana. Kurasakan gelombang nikmat orgasme merayapi tubuhku, kuremas kuat pantatnya tubuh kami diam membatu mereguk sisa kenikmatan.</p>
<p>setelah puas tante Nita menarikku berbaring menindihku. Kunikmati setiap sentuhannya pada badanku. Sekitar 15 menit kubaringkan dia kubuka pahanya lebar-lebar kumasukkan lagi penisku dengan cepat kelubang vaginanya dan tante Nita mendesah kecil. Dengan segera desahan itu menjadi erangan dan jeritan ketika aku mempercepat gerakan pantatku. Tangannya bergerak taktentu demikian pula kakinya yang mengkang lebar itu.</p>
<p>&#8221; aargghh.. oouuhh&#8221; jerit tante Nita. Tapi aku tak memperdulikan jeritannya itu, pantatku terus beraksi, penisku menerobos masuk ruang vaginanya. Kurasakan lahar panas dipenisku akan meledak. Maka kurankul pundaknya dan mulutku kubenamkan dileher tante Nita, dengan satu hentakan pantat yang keras kubenamkan penisku sedalam-dalamnya dilubang vaginanya. Pantatnya bergera hebat menahan rasa nikmat yang menjalari tubuhnya. Pahanya membelit erat pinggangku dan mulutnya menjerit tak karuan kemudian gelombang orgasme melanda seluruh tubuhku. &#8221; Crot..crot..crot&#8221; spermaku mengalir deras diliang vaginanya diiringi jeritan keras tante Nita.<br />
&#8221; Tante sudah puas kan?&#8221; bisikku. Dia mengangguk dan akhirnya kami berdua tertidur tanpa sempat merubah posisi. Semoga <a href="http://cerita.mpodelperawan.com">cerita dewasa</a> ku bisa aku lewati dengan akhir yang baik, aku gak mau lagi tergoda untuk bisa ml dengan tante girang, sebuah kesalahan besar buat aku&#8230;.Sekian kisahku teman-teman.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.modelperawan.com/bh-hitam-tante-nina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Birahi Seorang Lesbian</title>
		<link>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/</link>
		<comments>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Oct 2009 07:58:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cewek lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[lesbian]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[vagina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.modelperawan.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Birahi sulit di bendung, kalo sudah datang maka kudu di salurkan, hanya beberapa orang saja yang bisa menahan gempuran birahi yang tiba-tiba datang, hukum ini pen berlaku pada cewek lesbian. nah berikut adalah cerita birahi seorang lesbian. Alunan lagu slow terdengar dari sebuah VCD player pada sebuah kamar berukuran 5&#215;5 m. VCD player tersebut terletak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Birahi sulit di bendung, kalo sudah datang maka kudu di salurkan, hanya beberapa orang saja yang bisa menahan gempuran birahi yang tiba-tiba datang, hukum ini pen berlaku pada cewek lesbian. nah berikut adalah cerita <a href="http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/">birahi seorang lesbian</a>.</p>
<p>Alunan lagu slow terdengar dari sebuah VCD player pada sebuah kamar berukuran 5&#215;5 m. VCD player tersebut terletak pada sebuah meja belajar. Di samping kiri meja belajar tersebut terdapat sebuah lorong selebar 2 meter yang menuju ke kamar mandi. Sedangkan di samping kanan berjarak satu meter adalah pintu keluar dari kamar itu. Disamping kanan pintu keluar terdapat sebuah hiasan dinding yang bertuliskan sebuah nama. Kiky Febrianti.</p>
<p>Ya. Memang kamar yang menghadap ke utara tersebut adalah kamar Kiky. Dia masih berusia 14 tahun dan bersekolah di SMP 8 Yogyakarta kelas 2. Dia dikirim orangtuanya dari sebuah kota kecil<span id="more-158"></span> di Jawa Timur untuk belajar ke Yogya. Dan kamar ini adalah sebuah kamar kost yang ditempatinya di kawasan belakang Pamor Swalayan. Spring bed cewek yang beratnya sekitar 50 kg dan tingginya sekitar 160 cm itu terletak di pojok tenggara kamar tersebut. Di pojok depannya terdapat sebuah lemari plastik. Diantara spring bed dan almari terdapat sebuah meja rias kecil dan bangkunya.</p>
<p>Mother looking at me<br />
Tell me what do you see<br />
Yes, i&#8217;ve lost my mind<br />
Daddy looking at me<br />
Will i ever be free<br />
Have i crossed the line</p>
<p>Alunan lagu tersebut terhenti. Keluarlah sebuah tubuh telanjang dari dalam kamar mandi. Tubuh berkulit sawo matang tersebut penuh dengan busa sabun. Dialah Kiky. Dia menekan sebuah tombol pada VCD player tersebut. Kembali terdengar alunan lagu All The Things She Said yang dinyanyikan oleh Tatu. Jarum jam dinding di atas meja belajar menunjukkan pukul enam kurang sepuluh menit.</p>
<p>Tiba-tiba. Pintu kamar Kiky terbuka. Muncul seorang cewek berseragam SMU yang badgenya tertulis SMU 6 Yogyakarta. Dia masih kelas 1 SMU dan berusia 16 tahun. Cewek berambut lurus pendek sebahu dan berwarna kemerah-merahan itu hanya tinggal melengkapi dirinya dengan sepatu untuk berangkat ke sekolah.</p>
<p>&#8220;Eh.&#8221; cewek itu kaget.</p>
<p>Kiky yang lebih kaget lagi. Dia yang masih di depan meja belajarnya hanya bisa menutupi tubuhnya dengan kedua tangannya sambil setengah marah. Tangan kanan menutupi kedua payudaranya yang berukuran 34 sementara tangan kirinya menutupi bagian bawah pusar.</p>
<p>&#8220;Enak saja nyelonong masuk kamar. Ketuk pintu dulu dong.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Maaf Ki.&#8221; jawab cewek itu lirih. Kemudian lanjutnya.</p>
<p>&#8220;Aku hanya mau minta parfummu. Punyaku habis.&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya sudah. Ambil lalu tutup pintu kembali.&#8221; kata Kiky sambil berlalu menuju ke kamar mandi kembali.</p>
<p>Dia lalu membuka kran pancuran dan mengguyur tubuhnya yang penuh busa sabun. Setelah busa sabunnya hilang dia lalu masuk ke dalam bathtub. Sementara cewek yang bernama Winny Jayanti itu mengambil botol Topaze Cologne Spray dari meja rias Kiky. Dia menyemprotkan parfum itu ke pakaian seragamnya yang menutupi tubuh berkulit putih mulus. Setelah itu Winny yang beratnya sekitar 48 kg dan tingginya sekitar 167 cm tidak segera meninggalkan kamar Kiky.</p>
<p>Tanpa sadar dia melepas baju dan rok seragam SMU-nya serta kaos dalamnya sambil berjalan ke kamar mandi. Dia berhenti di depan pintu kamar mandi dilihatnya Kiky sedang duduk di dalam bathtub. Kedua kakinya ditekuk dan dikangkangkan kedua tangannya membuka vaginanya. Dia hanya diam saja melihat Winny berdiri di depan pintu kamar mandi. Dia tidak berusaha menutupi bagian tubuhnya yang terbuka seperti ketika Winny masuk tanpa permisi ke dalam kamarnya tadi.</p>
<p>&#8220;Bolehkah aku ikut mandi?&#8221; tanya Winny sambil melepas bra yang menutupi kedua payudara berukuran 34 nya serta celana dalamnya.</p>
<p>Tanpa sadar juga Kiky yang rambut lurusnya dipotong cepak ala polwan dan berwarna coklat hanya mengangguk. Dia juga menjulurkan lidahnya keluar. Dibimbingnya tangan kiri Winny untuk masuk ke dalam bathtub setelah Winny berada dalam jangkauan tangan kanannya. Tangan kiri Winny lalu memegang bahu kanan Kiky. Sedangkan kedua tangan Kiky memegang sekaligus meremas pantat Winny yang besar itu.</p>
<p>Kiky kemudian menempelkan kedua payudaranya ke kedua payudara Winny. Kedua bibir mereka berdua saling bersentuhan dan keduanya juga saling mengeluarkan lidah dan saling menjilat. Kedua tangan Kiky yang basah membelai punggung Winny. Winny juga ikut-ikutan membelai punggung Kiky dengan kedua tangannya yang telah dibasahi.</p>
<p>Kiky kemudian membalikkan tubuh Winny. Dari belakang kedua tangannya meremas kedua payudara Winny. Winny sendiri hendak terjatuh yang kemudian ditarik kebelakang oleh Kiky. Keduanya lalu duduk meluruskan kedua kaki dan menyandarkan tubuh pada pinggir bathtub. Kiky di sebelah kiri Winny.</p>
<p>Kiky menuangkan sabun cair dari botol Sweet Honesty Body Shower ke kedua payudara Winny yang sudah basah. Tangan kiri Kiky meremas-remas payudara kanan Winny yang telah diberi sabun cair. Kemudian tangan kirinya ganti meremas payudara kiri Winny. Tangan kirinya bergerak ke bawah dan membelai vagina Winny dari bawah air. Tangan kiri Winny lalu memegang bahu kiri Kiky. Tangan kanannya membelai <a href="http://komunitas-tante-girang.blogspot.com">vagina</a> Kiky yang membuat tangan kiri Kiky meremas payudara kanan Winny. Sementara tugas membelai vagina Winny diserahkan kepada tangan kanannya.</p>
<p>Winny lalu mengambil botol Sweet Honesty Body Shower dan menuangkan isinya ke vagina Kiky yang terbuka. Kemudian diletakkan botol tersebut ke pinggir bathtub dan mengambil sebuah selang pendek. Selang itu dikeluarmasukkan ke vagina Kiky. Kiky hanya bisa meremas-remas kedua payudaranya sendiri bergantian dengan tangan kanannya. Sementara tangan kirinya membantu kedua tangan Winny yang memegang selang. Dia akhirnya mencapai orgasme dengan selang yang dikocok ke <a href="http://cerita.modelperawan.com/tag/vagina/">vagina</a>nya oleh Winny.</p>
<p>Sekarang Winny duduk di pinggir bathtub. Kedua kakinya dikangkangkan. Kedua tangannya meremas-remas sendiri kedua payudaranya. Sedangkan Kiky sedang menghisap vagina Winny dengan lidahnya. Tangan kirinya membelai paha kanan Winny. Dan tangan kanannya menumpangkan kaki kiri Winny ke bahu kanannya. Giliran Winny yang mengalami orgasme.</p>
<p>Tanpa mereka berdua sadari botol Sweet Honesty Body Shower yang belum tertutup itu tumpah ke dalam bathtub yang menghasilkan air didalam bathtub mengandung busa yang cukup banyak. Winny lalu mendorong Kiky ke dalam bathtub. Kiky yang didorong kemudian menarik kedua tangan Winny yang lalu ikut jatuh. Tubuh mereka berdua penuh dengan busa sabun. Keduanya yang duduk lalu berpelukan. Kedua payudara mereka berdua saling menempel. Kedua tangan mereka berdua saling membelai punggung. Kiky lalu menjilati leher Winny. Winny tidak mau kalah dia menangkap lidah Kiky dengan lidahnya. Lidah keduanya saling menjilat di dalam mulut yang berciuman.</p>
<p>Kiky dan Winny merenggangkan pelukannya dengan kedua puting masih tetap saling bergesekan. Kiky lalu membersihkan busa sabun di kedua payudara Winny dengan kedua tangannya sambil sesekali meremas-remas. Dia lalu menghisap kedua payudara Winny bergantian. Setelah puas giliran Winny. Winny juga membersihkan busa sabun di kedua payudara Kiky dengan kedua tangannya sambil sesekali meremas-remas. Dia lalu menghisap kedua payudara Kiky bergantian.</p>
<p>Kiky lalu membimbing Winny untuk berdiri. Dia membalikkan tubuh Winny. Dari belakang Kiky memeluk Winny. Tangan kanannya membelai paha kanan Winny. Sedangkan tangan kirinya berada di bawah kedua payudara Winny. Winny sendiri sedang meremas kedua payudaranya dengan kedua tangannya sendiri. Lalu kedua tangannya membimbing kedua tangan Kiky untuk meremas kedua payudaranya. Sedangkan kedua tangannya sendiri lalu membelai kedua pahanya sendiri.</p>
<p>Winny lalu membalikkan tubuhnya. Dia jongkok di depan Kiky. Dijilatinya pusar Kiky yang kemudian duduk di pinggir bathtub. Keduanya lalu berciuman dan saling berperang lidah. Kedua tangan Winny membelai kedua lengan Kiky. Sedangkan kedua tangan Kiky meremas pantat Winny. Mulut Winny turun ke bawah dan menghisap vagina Kiky dengan lidahnya. Kedua tangan Kiky meremas sendiri kedua payudaranya.</p>
<p>Kemudian Winny duduk di pangkuan Kiky dengan saling berpelukan. Kedua payudara mereka saling bergesekan. Vagina mereka saling bergesekan juga.</p>
<p>Entah kenapa. Setelah itu mereka berdua terbangun dari ketidaksarannya.</p>
<p>&#8220;Eh. Jam berapa ini.&#8221; kata Winny yang pertama kali sadar.</p>
<p>&#8220;Iya. Ya. Bisa telat ke sekolah.&#8221; timpal Kiky.</p>
<p>Keduanya lalu beranjak dari bathtub yang penuh dengan busa sabun. Keduanya lalu mandi di bawah kran pancuran. Walaupun saling membersihkan sisa-sisa busa, mereka berdua tidak bergairah untuk saling memuaskan. Mereka berdua sadar bahwa mereka telah terlambat untuk bersekolah. Betul-betul terlambat.</p>
<p>Jarum jam menunjukkan pukul tujuh lewat limabelas menit ketika mereka selesai berpakaian dan berdandan ala kadarnya. Mereka berdua sama-sama menunggu bus kota yang akan mengantar mereka ke sekolah. Mereka berdua terdiam. Hanya sesekali saling pandang dan tersenyum. Padahal biasanya mereka berdua saling mengobrol tentang berbagai hal.</p>
<p>Di sekolah, Winny telah bisa melupakan kejadian di bathtub kamar mandi Kiky. Tidak begitu dengan Kiky, dia tidak bisa melupakan sensasinya dengan Winny di bathtub kamar mandinya. Di kelasnya dia semeja dengan Asti. Asti Ananta. Usianya sama dengan usianya. Cewek yang beratnya sekitar 48 kg dan tingginya sekitar 168 cm itu suka memakai rok seragam 15 cm diatas lutut kebanggaannya.</p>
<p>Kebanggannya yang lain adalah baju seragamnya. Baju seragamnya ketat dan tipis sehingga bra atau miniset tanpa memakai memaki kaos dalam yang menutupi payudaranya kelihatan transparan. Payudaranya berukuran 38 diatas ukuran sewajarnya anak sebayanya. Wajar saja kalau cowok-cowok di kelasnya, terutama di sekolahnya berebut untuk menarik simpati cewek. Memang dia yang tercantik di SMP 8 ini. Dan yang paling berani dengan pakaiannya.</p>
<p>Biasanya Kiky biasa-biasa saja melihat paha putih mulus Asti yang ditumbuhi bulu-bulu halus. Tapi kali ini lain. Dia begitu terangsang. Konsentrasinya pada pelajaran buyar. Tangan kanannya diberanikan untuk membelai paha kiri Asti dengan lembut. Asti hanya tersenyum dan dibalasnya dengan tersenyum pula. Bersamaan dengan itu.</p>
<p>Tet.. Tet.. Tet..</p>
<p>Bunyi bel tanda pergantian jam membuat Kiky mengangkat tangan kanannya dari paha kiri Asti. Jam pelajaran kedua adalah olahraga. Semua teman sekelas Kiky telah berpakaian olahraga. Setelah pemanasan beberapa menit, Bu In selaku guru olahraga mengadakan penilaian tembakan hukuman dalam olahraga bola basket untuk siswa putri. Sementara siswa putra disuruh ke lapangan sepakbola. Kiky terpesona dengan kedua payudara Asti yang bergoyang ketika dia melompat untuk memasukkan bola ke ring basket.</p>
<p>Dia lalu mengikuti Asti yang telah selesai penilaian ke toilet. Dia punya rencana terhadap Asti.</p>
<p>&#8220;Lemparanmu bagus.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Terimakasih. Kamu juga bagus.&#8221; jawab Asti sambil tersenyum. Senyum yang menggoda.</p>
<p>Asti lalu masuk ke salah satu kamar toilet. Sementara Kiky mengunci pintu masuk ruang toilet dari dalam. Dia lalu berdiri bersandar di tembok. Asti keluar dari kamar toilet dan berkaca di depan wastafel untuk merapikan rambutnya yang hitam panjang dan berombak itu. Ketika itulah Kiky memeluk pelan Asti dari belakang.</p>
<p>&#8220;Eh.&#8221;</p>
<p>Hanya itu yang bisa keluar dari mulut Asti, lehernya telah dijilati oleh lidah Kiky, kedua tangan Kiky merayap masuk ke dalam kaos olahraga yang dipakai Asti, dibukanya kaitan bra yang dipakainya. Kedua tangannya masuk ke dalam bra yang sudah longgar itu dan meremas kedua payudara Asti. Asti mencoba menoleh dan bibirnya bersentuhan dengan bibir Kiky. Mereka berdua saling berciuman.</p>
<p>Lalu Kiky membalikkan tubuh Asti. Kedua tangannya mencoba melepas kaos olahraga Asti.</p>
<p>&#8220;Jangan.&#8221; tolak Asti sambil mempertahankan kaosnya agar jangan diangkat ke atas.</p>
<p>&#8220;Tanggung nich.&#8221; kata Kiky.</p>
<p>&#8220;Jangan disini. Kalau ada orang tahu, gimana coba?&#8221;</p>
<p>Kiky sadar dengan perbuatannya.</p>
<p>&#8220;Kamu benar.&#8221; kata Kiky sambil mengusap rambut Asti yang membenahi pakaiannya.</p>
<p>&#8220;Ayo keluar.&#8221; sambungnya kemudian.</p>
<p>Bersambung ke bagian 2 sis&#8230; bagi bro yang suka <a href="http://cerita.modelperawan.com">cerita seks cewek lesbian</a> nantikan sambungan ceritanya. dan jangan lupa untuk selalu mengunjungi link lain pada banner yang kami sediakan, banyak info hot yang mungkin anda bisa dapatkan disana.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.modelperawan.com/birahi-seorang-lesbian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Payudara Indah</title>
		<link>http://cerita.modelperawan.com/payudara-indah/</link>
		<comments>http://cerita.modelperawan.com/payudara-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 23:26:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cerita</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[cerita payudara]]></category>
		<category><![CDATA[foto toket gede]]></category>
		<category><![CDATA[gambar toket]]></category>
		<category><![CDATA[payudara]]></category>
		<category><![CDATA[toket artis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cerita.modelperawan.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Belom ada cerita baru nih, hanya perpaduan gamabr wanita-wanita cantik berpayudara indah, payudara indah tak harus gede atau toket gede, wanita yang memiliki payudara bisa juga tanpa payudara yang besar, cewek jaman sekarang tak lagi berfikir payudara besar adalah ukuran ke seksian cewek tersebut, berikut gadis-gadis cantik dengan toket gede yang dimilikinya. Tak harus super [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belom ada cerita baru nih, hanya perpaduan gamabr wanita-wanita cantik berpayudara indah, payudara indah tak harus gede atau toket gede, wanita yang memiliki payudara bisa juga tanpa payudara yang besar, cewek jaman sekarang tak lagi berfikir payudara besar adalah ukuran ke seksian cewek tersebut, berikut gadis-gadis cantik dengan toket gede yang dimilikinya.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 487px"><img title="Toket Gede" src="http://4.bp.blogspot.com/_BvxIjF9dlV0/SWODEZr5AAI/AAAAAAAAA14/f-BCghwpncg/s1600/cewek%2Btoket%2Bseksi%2B(1).jpg" alt="Cewek Toket Gede" width="477" height="600" /><p class="wp-caption-text">Cewek Toket Gede</p></div>
<p>Tak harus super jumbo, toket gede seperti ini sudah cukup membuat banyak mata pria terpesona. dengan senyuman khas, wanita ini akan menjadi pusat perhatian pria.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><img title="Payudara Indah" src="http://2.bp.blogspot.com/_X2Hpfod2MAc/Sl3l8hHgRuI/AAAAAAAAAHU/_tmqH7zik_Y/s400/cewek+seksi,+cewek+hot,+punya+toket+gede,+jago+ngentot!!!+(49).jpg" alt="Gadis toket Gede" width="400" height="320" /><p class="wp-caption-text">Gadis toket Gede</p></div>
<p>Nah kalo yang ini tetap masih menimbulkan decak kagum pria. toketnya seolah menunjukkan kalo dia bukanlah wanita biasa, dia wanita yang super dan memiliki kharisma seksual yang luar biasa. Gadis cantik yang selalu ingin tampil seksi di setiap pemotretan.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 460px"><img title="Wiwid Gunawan" src="http://celeb.kapanlagi.com/pictures/wiwid_gunawan/wiwid_gunawan_018.jpg" alt="Toket Wiwid Gunawan" width="450" height="670" /><p class="wp-caption-text">Toket Wiwid Gunawan</p></div>
<p>Yang terakhir wiwid Gunawan, siapa yang gak kenal artis kawin kontrak ini, di setiap filmnya, tanpa mengenakan baju seksi pun toket wiwid gunawan selalu menjadi perhatian. Anda penasaran??? saya juga <img src='http://cerita.modelperawan.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' />  &#8230; Oke deh bro,,, sampai disini dulu gambar toket gede dari para gadis indonesia, nanti akan saya berikan foto ataupun <a href="http://cerita.modelperawan.com">cerita dewasa</a> yang lain, yang mungkin menurut anda menarik&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cerita.modelperawan.com/payudara-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

